Pustakawan UPI Melakukan Benchmarking ke Prodi S1 & S2 Teknologi Pendidikan UNS

Dokumentasi Jumat, 29 November 2024 (Lihat Selengkapnya dengan Klik Teks ini)

Surakarta, 29 November 2024 – Pustakawan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) melakukan kunjungan ke Program Studi (Prodi) Teknologi Pendidikan Universitas Sebelas Maret (UNS) dalam rangka benchmarking untuk mempelajari pengelolaan layanan perpustakaan berbasis digital yang lebih optimal. Kegiatan ini berlangsung pada 29 November 2024, bertempat di Gedung G FKIP UNS, dengan tujuan utama memperdalam pemahaman mengenai penerapan layanan perpustakaan berbasis teknologi yang dapat memberikan manfaat lebih besar bagi mahasiswa.

Membangun Kolaborasi untuk Layanan Perpustakaan yang Lebih Optimal

Dalam sambutannya, perwakilan pustakawan UPI mengungkapkan beberapa hal yang menjadi fokus utama dalam kunjungan ini, termasuk layanan perpustakaan berbasis teknologi dan sistem pelatihan berbasis badge. Mereka mengungkapkan ketertarikan untuk mempelajari lebih dalam tentang penggunaan reference manager, akses sumber daya perpustakaan, serta pelatihan menulis akademik yang dapat mendukung kegiatan akademik mahasiswa.

“UPI sangat tertarik dengan penerapan skema badge yang sudah diterapkan di UNS. Kami berharap dapat memanfaatkan konsep ini untuk memotivasi mahasiswa dalam memaksimalkan penggunaan layanan perpustakaan,” ujar perwakilan pustakawan UPI.

Penerapan Skema Badge dan Kolaborasi Berkelanjutan

Sementara itu, perwakilan dari S1 Teknologi Pendidikan UNS menjelaskan secara rinci mengenai bentuk kerja sama antara UNS dengan Gradasi dan Kominfo dalam pelaksanaan pelatihan berbasis skema badge. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan peserta secara terukur, serta memotivasi mahasiswa untuk lebih aktif dalam kegiatan akademik melalui penggunaan layanan perpustakaan.

“Kami sangat terbuka untuk terus berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk UPI, untuk meningkatkan kualitas layanan akademik dan perpustakaan yang lebih inovatif,” ungkap perwakilan S1 TP UNS.

Sesi Diskusi: Memperkuat Kerja Sama dan Menjawab Tantangan Digital

Diskusi berjalan hangat dengan berbagai pertanyaan yang dilontarkan oleh pihak UPI, seperti seputar teknis pelaksanaan pelatihan, penggunaan AI dalam penulisan karya ilmiah, serta biaya yang dibebankan untuk kerja sama tersebut. Pihak S1 TP UNS memberikan penjelasan komprehensif mengenai hal ini, antara lain terkait penggunaan tools untuk mendeteksi plagiarisme atau AI dalam penulisan, dengan batas maksimal deteksi AI sebesar 10%.

Tak hanya itu, pihak UNS juga menegaskan bahwa kerja sama dengan Kominfo dan Gradasi tidak memerlukan biaya tambahan, sehingga lebih memungkinkan untuk diimplementasikan oleh institusi lain yang berminat.

Inisiatif Pengembangan Perpustakaan Digital UPI

Sebagai tambahan, UPI juga membagikan rencana pengembangan perpustakaan berbasis digital yang tengah dijalankan, termasuk penyediaan perangkat dengan akses ke akun dan langganan jurnal internasional, serta alat deteksi plagiarisme seperti Turnitin. UPI berharap dapat terus mengembangkan layanan perpustakaan yang dapat diakses secara digital dan menjalin lebih banyak kolaborasi dengan institusi lain untuk mendukung kualitas layanan tersebut.

Penutupan dan Harapan untuk Kolaborasi Lebih Lanjut

Acara ini ditutup dengan kesepakatan untuk terus membuka peluang kolaborasi antara UPI dan UNS, terutama dalam pengembangan layanan perpustakaan digital dan pelatihan akademik berbasis teknologi. Kedua pihak sepakat bahwa kolaborasi semacam ini sangat penting untuk mendorong kemajuan dunia akademik di era digital.

#S1TPUNS #S1TPAdaptif #TeknologiPendidikan #FKIPBagus #UNSBisa

Translate »
Scroll to Top